Sabtu, 07 Januari 2023

Please Come Home Soon

Part 2......


Justru gw merasa kedinginan,  paling parah lagi bagi seseorang tidak mungkin mereka akan menulis "kata tentang kesendirian". Tentulah mereka akan menulis tentang pasangan hidup mereka.  Diam seribu bahasa masih belum tertarik untuk membujuk rayu dia. 
Bila seseorang yang sudah memiliki pasangan menyampaikan kata-kata untuk mewakilkan perasaannya tetapi mengingatkan orang lain.  Terkadang kesendirianlah yang membuatmu semakin kuat.  "kuat menjalani hidup". Hidup sendiri udah biasa terbiasa dengan sendiri apa yang membuatmu sepi. 
Merasa lelah dan sedih akan kehidupan pasti sering terjadi.  Tanpa disadari hal-hal ini merupakan suatu proses dari pendewasaan ini.  Disaat seperti ini penting melewati diri sendiri agar lebih baik. Kita bisa lebih memahami apa yang diri kita perlukan karena terkadang kita lupa untuk memperbaiki dan membahagiakan diri sendiri. 
Hidup akan selalu penuh dengan cobaan dan rintangan yang harus kita lewati.  Meskipun berat untuk kembali bangkit justru dibalik perjuangan inilah kita bisa membentuk diri menjadi versi diri kata dari lebih baik. 
Otak gue ngga mau bekerja sama sekali.  Sedangkan pastinya hati masih ngambek akan hantaman bola kasti. 
Rasa sakit sebetulnya dosa,  mungkin dia sudah ngga tahu harus bagaimana lagi. Kekuatan bukan berasal dari kemampuan fisik, melainkan dari tekad yang tidak tergoyahkan.  Tidak perlu sempurna untuk menginspirasi orang lain.  Biarkan orang lain terinspirasi oleh bagaimana kamu menangani ketidaksempurnaan.  Jika kamu mengerti akan cinta dalam kemampuan untuk memahami diri. 

Complete followers
         ||
      Alone

1. Kalau buat beli martabak cukuplah buat beli segerobak2nya. 
2. Koleksi nggak bisa menyembunyikan kekagetan hati. 
3. Kepalaku pusing sejak bangun,  ingin kenal masa lalu "ngomel".
4. Bahagia selaku,  cabe!!!! 
5. Bodo amat mengalihkan perhatianku.

Ekspesion.   : gue heran! 

Note 
||
( heran mendadak lancar terus semakin merasa ngga nyaman ). 

My time I Need Rest 
Aku menggerutukn dahi,  sinar-sinar kebohongan diwajah.  Pintu ruangan terbuka berlanjut konsen untuk bekerja benar kata candaan.  Mencari kelengketan ragu oleh ubahan halusinasi bahwa jalan besar depan refleks terparkir dipikiran.  Mengapa kamu belum pernah sebelumnya saat mengamati langkahku terhenti. Mendingan pulang segampang kesadaran itu sama seperti ketika kau bengong terus begitu... 
Menghambat pendapatan : disitulah kita belajar untuk menghargai orang lain. Aku sadar memang menumpang tinggal waktu tapi bukan diperlakukan seenaknya. 
Menyalahkan amarah bukna berarti lagi.  Terlalu kecil menekan untuk menghadapi cueknya kesingkatan hargai amunflase,  itu akan berimbas kepada pengendalian sementara orang sama pendapatnya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar